{"id":1528,"date":"2021-10-16T09:32:49","date_gmt":"2021-10-16T09:32:49","guid":{"rendered":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/?p=1528"},"modified":"2021-10-16T09:32:49","modified_gmt":"2021-10-16T09:32:49","slug":"matematika-berkarya-tentang-senja-aleiana","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/?p=1528","title":{"rendered":"Matematika Berkarya &#8211; Tentang Senja Aleiana"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Tentang Senja Aeliana<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Oleh: Mei<\/p>\n<p><br role=\"presentation\" \/><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Namanya Senja Aeliana<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">. Gadi<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">s mungil yang lahir di bulan Juni<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dengan senyuman manis. Tidak <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">seperti namanya, ia lahir ketika Fajar hadir dengan malu<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">&#8211;<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">malu menyapa pagi. ia <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">lahir <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">tanpa <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dekapan hangat seorang ayah, melainkan disambut langsung oleh mentari pagi. Katanya, <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ayahnya punya banyak cinta yang harus dibagi, jadi pada hari itu ayahanya lebih memilih untuk <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">menemani mantan kekasihnya berbelanja di kota lain. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Nama Senja d<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">iberikan oleh ibunya agar dia menjadi gadis selembut senja sore hari. Menjadi <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">gadis yang dinanti setiap orang dan mampu memberikan kehangatan tepat sebelum<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">malam <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">merenggut terang. Senja<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">selalu meminta or<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ang di sekitar memanggilnya &#8220;Lian<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">&#8220;, tapi aku <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">menolak<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dan memilih &#8220;Senja&#8221; sebagai nama kesayangan. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Benar, sudah lima tahun aku memendam rasa pada teman masa kecilku ini. Rumah kami h<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">anya <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">terpaut beberapa langkah, bahkan A<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">yah dan Bunda sudah menganggap Senja seperti anaknya <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">sendiri. Begitupun adikku, Kirana, yang le<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">bih menghormati Senja sebagai kakaknya daripada <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">aku. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Senja hidup berdua dengan ibunya di rumah kecil berwarna hijau muda. Ibunya adalah pekerja <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">kantoran yang jarang sekali pulang. Sedangkan ayahnya memilih untuk menceraikan ibunya <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ketika Senja masih berusi<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">a 5 tahun. Senja tidak menangisi keputusan ayahnya. Ketika tahu ia <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">akan hidup terpisah da<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ri ayahnya, gadis itu tersenyum. <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">&#8220;Akhirnya setelah ini nggak ada la<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">gi <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">yang pukulin aku sama ibu.&#8221;, <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">katanya. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Senja sering menungguku di dekat taman fakultas<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">sastra selepas kuliah agar kami bisa pulang <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">bersama dan mampir ke beberapa tempat yang ia sukai. Memoriku tentang Senja selalu tentang <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">tangisannya di kala senja. &#8220;<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Aku mau pulang.&#8221; Kalimat itu selalu diakhiri dengan suara <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">tangisannya yang <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">diam<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">&#8211;<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">diam bermuara. Tangannya yang ringkih menutup kedua wajahnya <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">yang tirus. Netra kelabunya selalu melekat dalam ingatanku. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">S<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">enja, gadis mungil yang menyembunyikan semuanya di balik sifat dinginnya. Ha<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ri itu, Sabtu <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">kedua di bulan Agustus<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">, adalah waktu yang b<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">iasa kami isi untuk bercengkrama di teras <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">rumahnya hingga malam merenggut hangat. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Sore hari itu<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">, aku mempersiapkan diri untu<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">k kembali mendengar keinginannya <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">untuk <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">pu<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">lang <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ke rumah. Namun h<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ari itu, dia <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">memili<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">h pulang. Entah bagaimana caranya<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dia tahu<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">kalau itu <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">adalah <\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">wak<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">tu yang tepat untuk pulang. Mungkin Senja<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">hanya tahu. Aku masih ingat butiran <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">putih di samping tubuh mungilnya<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">yang tergeletak dingin pada lantai ruang tamu. <\/span><\/p>\n<p><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Senja, h<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ari itu kamu memilih pulang<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">. <\/span> <br role=\"presentation\" \/><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Dan h<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ari ini, senja <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">sore hari <\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">masih men<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">yapaku sebelum malam berbintang<\/span> <span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">dat<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ang<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">. <\/span> <br role=\"presentation\" \/><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">Senja, kamu pul<\/span><span dir=\"ltr\" role=\"presentation\">ang ke rumah yang salah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tentang Senja Aeliana Oleh: Mei Namanya Senja Aeliana. Gadis mungil yang lahir di bulan Juni dengan senyuman manis. Tidak seperti namanya, ia lahir ketika Fajar hadir dengan malu&#8211;malu menyapa pagi. ia lahir tanpa dekapan hangat seorang ayah, melainkan disambut langsung oleh mentari pagi. Katanya, ayahnya punya banyak cinta yang harus dibagi, jadi pada hari itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1530,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"class_list":["post-1528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ruang-karya"],"pp_force_visibility":null,"pp_subpost_visibility":null,"pp_inherited_force_visibility":null,"pp_inherited_subpost_visibility":null,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1528"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1531,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1528\/revisions\/1531"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1530"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/hmj.matematika.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}