Himatika Vektor UM 16

Matematika Berkarya – Bintang Kegelapan

“Bintang Kegelapan”

Kau yang kuanggap bintang ternyata hanyalah bayang-bayang malam
Tak pernah puas dengan sinar yang ku berikan
Cinta yang kita anyam bersama bagaikan debu di angkasa
Masih juga, kau memilih untuk menari dengan bayang-bayang


Apa salahku? Mengapa bisa?
Pertanyaan-pertanyaan ini seperti melodi yang tak pernah selesai
Padahal semesta sudah menulis pesan di bintang-bintang bahwa kau adalah kesalahan


Pada akhirnya, aku mengalah
Bahwa aku terlalu bersinar untuk terjebak dalam kegelapan ini
Ingatlah, bahwa perselingkuhan hanya akan membawa kepada penyesalan
Hingga waktunya tiba, diriku bukan lagi yang sekarang
Tidak akan ada lagi kita dalam satu cerita
Terima kasih telah mengajarkan bahwa pohon perlu akar yang kuat
Bahwa cinta perlu kesetiaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top