MOTION 2025: Wadah Kreatif Mahasiswa Matematika di Dunia Digital



PENYELENGGARA
HIMATIKA Vektor 2025
NAMA KETUA PELAKSANA
Izza Amalia Chandra
TANGGAL KEGIATAN
8 November 2025
TEMPAT KEGIATAN
Online via Zoom Meeting
KRITERIA LAYANAN
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dalam Pemanfaatan Teknologi secara Kreatif dan Produktif.
SDGs
SDGs 4: Pendidikan yang Berkualitas
MENTAL KEBANGSAAN
Pendidikan Norma, Etika, Pembinaan Karakter, dan Soft Skills Mahasiswa
BERITA KEGIATAN

Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2025 – Setelah melalui rangkaian persiapan yang matang, kegiatan Mathematics Technology and Creation (MOTION) 2025 dengan tema “Bridging Math and Creativity Digitally” resmi terlaksana dengan sukses pada Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMATIKA Vektor Universitas Negeri Malang ini diikuti oleh mahasiswa S1 Departemen Matematika, serta masyarakat umum yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting.
MOTION 2025 menghadirkan suasana pembelajaran yang inspiratif dengan menggabungkan dunia teknologi dan kreativitas digital. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pelatihan nonakademik berupa desain digital, pengeditan visual, serta penerapan aplikasi kreatif berbasis teknologi. Peserta juga diajak berpartisipasi aktif dalam praktik langsung melalui tugas desain dan proyek akhir yang menantang.
Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2025 – berkesempatan mewawancarai salah satu peserta MOTION 2025, yaitu Saudari Shella Ramadhani Zahra. Ia mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Hal yang paling berkesan yang saya dapatkan ketika mengikuti kegiatan MOTION 2025 diantaranya dapat menambah wawasan saya terkait fitur-fitur yang ada dalam aplikasi canva karena dari pemateri sendiri juga menjelaskan sekaligus mempraktekkan sehingga banyak hal-hal baru yang saya dapatkan setelah mengikuti serangkaian kegiatan MOTION 2025,” ungkap Saudari Shella Ramadhani Zahra. Ia juga menambahkan motivasinya mengikuti kegiatan ini, yakni untuk terus mengasah kemampuan diri. “Karena saya ingin mengasah skill saya lebih dalam, ingin menambah banyak wawasan dan pengetahuan baru yang akan diberikan oleh pemateri,” tutup Saudari Shella Ramadhani Zahra.
Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2025 – juga berkesempatan mewawancarai Ketua Pelaksana MOTION 2025 yaitu Saudari Izza Amalia. “Motivasi utama dalam menyelenggarakan kegiatan MOTION 2025 (Mathematics Technology and Creation) adalah untuk memberikan wadah bagi mahasiswa Departemen Matematika dan masyarakat umum agar dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang teknologi, khususnya dalam desain dan pengolahan visual. Kami melihat mahasiswa sekarang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga perlu memiliki keterampilan nonakademik yang mendukung, seperti kemampuan membuat desain, mengedit, dan menyajikan ide secara profesional,” ungkap Saudari Izza Amalia Chandra.
Selain itu Saudari Izza Amalia Chandra juga menyampaikan harapannya terhadap peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan MOTION 2025. “Harapan saya, setelah peserta mengikuti MOTION 2025, tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata baik dalam kegiatan akademik maupun dalam pengembangan diri mereka. Dalam bidang akademik, saya berharap mahasiswa bisa lebih kreatif dalam menyajikan materi, presentasi, atau proyek dengan tampilan yang menarik dan profesional. Sedangkan dalam pengembangan diri, saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan soft skill seperti kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Pada akhirnya, menjadi langkah awal bagi peserta untuk lebih siap bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan,” tambahnya.
Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2025 – juga berkesempatan mewawancarai Pemateri MOTION 2025 yaitu Saudara Adi Cahyono. Ia menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya peran desain grafis dan teknologi digital bagi mahasiswa matematika. “Menurut saya, desain grafis dan teknologi digital memiliki peran yang sangat penting bagi mahasiswa di bidang matematika. Melalui desain, mahasiswa dapat menyajikan konsep-konsep matematika yang abstrak menjadi lebih visual dan mudah dipahami. Misalnya dalam tugas sehari-hari mereka dalam pembuatan infografis data teknologi digital mungkin bisa membantu mengubah angka dan rumus menjadi bentuk yang lebih menarik dan komunikatif.
Selain itu, kemampuan menguasai teknologi dan desain juga menjadi nilai tambah bagi mahasiswa matematika di dunia kerja, karena saat ini banyak bidang yang membutuhkan kombinasi antara kemampuan analisis logis dan kreativitas visual. Dengan kata lain, desain grafis dan teknologi digital bisa menjadi jembatan antara teori dan penerapan nyata dalam berbagai bidang,” ungkap Saudara Adi Cahyono.
Saudara Adi Cahyono juga memberikan beberapa tips kepada peserta agar terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi dan kreativitas digital. “Tips saya yang pertama adalah jangan membatasi diri hanya pada bidang tertentu. Cobalah melihat bahwa teknologi dan kreativitas bisa diterapkan di berbagai aspek kehidupan, baik dalam bidang akademik, organisasi, maupun dunia kerja. Gunakan kemampuan berpikir logis yang dimiliki untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat melalui bantuan teknologi digital. Kedua, teruslah bereksperimen dan eksplorasi. Pelajari berbagai aplikasi atau platform digital yang dapat membantu mengasah keterampilan desain, komunikasi visual, atau bahkan analisis data. Dengan terus mencoba hal baru, peserta bisa menemukan cara unik untuk memadukan pengetahuan mereka dengan kreativitas. Dan yang terakhir, jangan berhenti belajar dan berkolaborasi. Dunia teknologi dan desain selalu berkembang, jadi penting untuk saling berbagi pengalaman dan ide dengan teman maupun komunitas. Dengan semangat belajar dan berinovasi bersama, kemampuan peserta akan berkembang secara alami dan berkelanjutan,” tutupnya.

Melalui kegiatan Mathematics Technology and Creation (MOTION) 2025 “Bridging Math and Creativity Digitally”, peserta tidak hanya memperoleh ilmu baru seputar desain dan teknologi digital, tetapi juga pengalaman berharga dalam mengasah kreativitas, berpikir kritis, serta kolaborasi dalam berkarya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ilmu matematika dapat diintegrasikan secara menarik dan relevan dengan perkembangan dunia digital saat ini.
Kedepannya, MOTION di harapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa, sekaligus menumbuhkan semangat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi generasi yang kreatif, adaptif, dan profesional di era digital.
Reporter: Rayna Mahestika
Redaktur: Sya Keyla Kama Zahwa

