Babak Semifinal dan Final KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 “On the Road to Math Greatness”


PENYELENGGARA
Komunitas Matematika Universitas Negeri Malang (KMUM) 2025
DOSEN YANG TERLIBAT
Mukhammad Solikhin, M.Si.
KETUA PELAKSANA
Edestri Sihite
KETUA UMUM
Anisa Lathifatul Mahmudah
TANGGAL KEGIATAN
15 November 2025
TEMPAT KEGIATAN
Offline di Ruang 302 Gedung B24 Departemen Matematika FMIPA UM
KRITERIA LAYANAN
Jenis Program Layanan dan Pembinaan Penalaran
SDGs
Ke–4 Pendidikan yang Berkualitas
MENTAL KEBANGSAAN
Pendidikan Norma, Etika, Pembinaan Karakter dan Soft Skills Mahasiswa
BERITA KEGIATAN
Puncak acara KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 dengan tema “On the Road to Math Greatness” telah sukses diselenggarakan pada Sabtu, 15 November 2025, secara luring di Gedung B24 FMIPA Universitas Negeri Malang oleh Bidang PSDM KMUM 2025. Kegiatan ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif Program Sarjana (S1) Departemen Matematika angkatan 2024 dan 2025 sebagai wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kompetensi matematika tingkat perguruan tinggi. Rangkaian kompetisi terdiri atas babak semifinal yang diikuti oleh 17 peserta yang lolos dari tahap penyisihan. Pada tahap ini, peserta diseleksi kembali hingga tersisa 5 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final, di mana mereka diuji melalui penyelesaian soal uraian kompleks serta penyajian hasil jawabannya melalui presentasi. Melalui penyelenggaraan yang terstruktur dan kompetitif, KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 hadir sebagai upaya untuk menjaring bakat potensial, meningkatkan motivasi belajar, dan menumbuhkan semangat berprestasi sesuai dengan tema yang diusung.
Ketua pelaksana kegiatan KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025, Edestri Sihite, menjelaskan bahwa suasana babak penyisihan yang berlangsung secara online jauh lebih santai dibandingkan babak semifinal dan final yang dilaksanakan secara offline pada hari yang sama. Menurutnya, perubahan format ini membuat atmosfer menjadi lebih menegangkan dan membutuhkan persiapan yang lebih matang oleh panitia. Ia menilai koordinasi panitia berjalan sangat baik, terlihat dari kesigapan setiap anggota dalam menjalankan tugas serta saling membantu di luar job description ketika diperlukan. Edestri juga menekankan bahwa kerja sama yang solid menjadi kunci kelancaran dua babak yang dilaksanakan dalam satu hari. Menutup tanggapannya, ia berharap bahwa kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai ajang yang mendorong motivasi belajar mahasiswa dan menjaring potensi baru dalam bidang matematika.
Salsabila Qumi Rahmatal Qulub, selaku koordinator acara, mengungkapkan bahwa memandu jalannya babak semifinal dan final menjadi pengalaman penuh tantangan sekaligus membanggakan. Ia menyebutkan bahwa berbagai kendala teknis, seperti masalah suara dan keterbatasan waktu, menjadi tantangan utama dalam menjaga suasana kompetisi tetap kondusif. Meski demikian, antusiasme peserta yang tinggi membuat jalannya acara menjadi lebih lancar dan menyenangkan. Ia merasa perannya sebagai koordinator mendorongnya keluar dari zona nyaman, terutama dalam menyampaikan pendapat, mengatur anggota, dan mengambil keputusan. Salsabila menutup dengan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang menurutnya bekerja sangat solid, saling membantu tanpa ragu, dan bertanggung jawab dari tahap penyisihan hingga final.
Sebagai peserta yang berhasil melaju ke babak semifinal KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 2025, Dian Novitasari, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat lolos ke babak semifinal KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025, karena pencapaian ini sudah menjadi pengalaman berharga baginya. Untuk mempersiapkan diri, ia banyak berlatih soal, termasuk soal penyisihan dan materi dari tahun-tahun sebelumnya. Ia merasakan adanya peningkatan kesulitan yang cukup signifikan pada babak semifinal, terutama karena soal menuntut pemahaman konsep yang lebih mendalam. Menurut Dian, kemampuan logika berpikir menjadi aspek yang paling dominan dalam menghadapi tipe soal yang tidak biasa. Meski tidak berhasil melaju ke final, ia memperoleh wawasan baru mengenai karakter soal tingkat lanjut dan menjadikannya motivasi untuk terus belajar dan mencoba lagi.
Amanda Rori Frisca Renata, sebagai peserta yang berhasil melaju hingga babak final dan meraih Juara 1 KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025, mengungkapkan rasa syukur sekaligus ketidakpercayaannya dapat meraih posisi tersebut di tengah persaingan peserta yang juga mempersiapkan diri dengan baik. Ia menjelaskan bahwa perbedaan mencolok antara semifinal dan final terletak pada bentuk soal final yang seluruhnya berupa esai dan menuntut alur logika yang runtut. Menurutnya, soal pembuktian menjadi tantangan tersulit karena harus menyusun argumen yang jelas dalam waktu terbatas. Untuk menjaga fokus, Amanda mengandalkan doa, membaca soal secara menyeluruh, menentukan prioritas pengerjaan, dan tetap memberikan alur ide meski jawabannya belum selesai. Ia merasa sangat terbantu oleh dukungan orang tua, dosen, teman, serta panitia, dan menilai pengalaman ini mengasah logika, kemampuan presentasi, serta memperkuat mindset bahwa kegagalan adalah awal dari langkah baru.

Sebagai perwakilan Tim Soal dan Juri KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025, M. Walid Rochmatan Lil Alamin menjelaskan bahwa penyusunan soal semifinal dan final dirancang berjenjang dengan memperhatikan kemampuan mahasiswa angkatan baru, meskipun soal final tetap menghadirkan kompleksitas yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa penilaian dilakukan menggunakan rubrik terstruktur agar objektif, baik untuk soal uraian maupun presentasi. Dari evaluasi hasil peserta, ia menemukan adanya kekeliruan umum terkait konsep bilangan kompleks yang sering disamakan dengan nilai mutlak bilangan real. Walid menilai bahwa hal ini menunjukkan perlunya pendalaman konsep matematika lanjut bagi peserta. Selain aspek akademik, ia menekankan bahwa pengalaman presentasi ilmiah serta menghadapi tekanan kompetisi menjadi nilai tambah penting bagi perkembangan peserta di bidang matematika.

Anisa Lathifatul Mahmudah, selaku Ketua Umum KMUM 2025, menyampaikan bahwa KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 difokuskan untuk memberikan pengalaman kompetisi matematika tingkat universitas yang komprehensif bagi mahasiswa Departemen Matematika. Ia menilai bahwa KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 turut membangun citra positif departemen melalui kolaborasi penyusunan soal yang melibatkan mahasiswa berprestasi dan dosen. Menurutnya, sinergi ini menunjukkan kekuatan koordinasi antara organisasi mahasiswa dan pihak departemen dalam menghadirkan kompetisi yang berkualitas. Sebagai penutup, Anisa berharap evaluasi penyelenggaraan tahun ini dapat menjadi dasar perbaikan format kompetisi di tahun berikutnya, termasuk perluasan cakupan peserta ke seluruh program studi di Departemen Matematika. Ia juga berharap ke depannya mampu menjangkau lebih banyak mahasiswa yang memiliki potensi besar dalam bidang matematika.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 mendapatkan tanggapan positif dari panitia, peserta, maupun pihak juri. Panitia merasakan bahwa pelaksanaan semifinal dan final yang dilakukan secara luring berjalan dengan baik berkat koordinasi yang solid dan kesiapan seluruh anggota. Para peserta mengapresiasi tantangan soal yang berjenjang, suasana kompetisi yang kompetitif namun suportif, serta pengalaman baru yang mereka dapatkan, terutama terkait pemecahan soal tingkat lanjut dan presentasi ilmiah. Sementara itu, tim soal dan juri menilai bahwa kompetisi ini telah berhasil menjadi sarana evaluasi kemampuan logika dan pemahaman konsep mahasiswa angkatan baru, meskipun masih ditemukan beberapa kesalahan konsep yang menjadi catatan untuk pembinaan lebih lanjut. Secara umum, KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 dipandang sebagai kegiatan yang bermanfaat, terstruktur, dan memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi seluruh pihak yang terlibat.
Harapannya, KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kemampuan matematika mahasiswa Departemen Matematika. Diharapkan pula adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan, baik dari segi struktur soal, metode penilaian, maupun teknis pelaksanaan. Perluasan peserta ke seluruh program studi dalam Departemen Matematika menjadi peluang untuk menjadikan KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 sebagai ajang kompetisi yang lebih inklusif dan kompetitif. Selain itu, pembinaan konsep-konsep matematika lanjut diharapkan dapat semakin diperkuat agar mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan di tingkat perguruan tinggi. Dengan kolaborasi yang terus terjalin antara panitia, mahasiswa, dan dosen, KOMPETISI SELAMAT DATANG (KSD) 2025 di masa mendatang diharapkan mampu menjadi tradisi akademik yang memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, prestasi, serta atmosfer keilmuan di lingkungan Departemen Matematika.
Reporter: Nia Himmatun Zadidah
Redaktur: Nia Himmatun Zadidah

