“Perihal Hujan dan Waktu”- Gadis Diviana
Perihal hujan yang membasahi bumi
Ada satu waktu di mana duniaku seolah berhenti
Air mata menetes
Akal dan perasaan hilang kewarasan
Di antara ruang yang hampa
Aku tak pernah berhenti berharap
Dalam lingkaran takdir yang terus berulang
Sementara waktu tak pernah diam
Kenangan menyusup melewati celah ruang hati yang sedang merindu
Jari ini pun sudah lelah untuk menuliskan semua tentangmu
Yang tak kunjung hilang dari pikiranku
Harus berapa banyak kata lagi yang dapat kutuliskan?
Tentang rasa yang pernah ada
Pikiran yang datang dan pergi
Hidup terasa begitu singkat
Namun mimpi ini terasa panjang


cakeepp