“Berpendar” – Shafa Fadlillah
Ada hal-hal yang tak sanggup ku genggam
Meski sudah merapatkan kedua tangan
Hingga hujan pun enggan turun perlahan
Maka semesta menolong diam-diam
Mengubahnya jadi ikan
Melepasnya berenang ke langit malam
Mereka berpendar pelan
Seperti doa yang tak ingin pulang
Setiap kali aku menatap ke atas,
ada satu yang bergerak paling lambat
Mungkin itu kata maaf yang luput terucap
Hanya tersembunyi di antara jeda napas
Aku belajar dalam diam yang paling pekat
Bahwa tak semua luka butuh tempat
Mereka cukup berpendar hangat
Tak lagi pedih, tak lagi berat

