Fun Mathematics Competition (FMC) 2026 Bertema “Synergy in Logic: Collaborating Minds, Solving Challenges” untuk Membangun Kemampuan Berpikir Kritis dan Kolaboratif Mahasiswa

Penyelenggara
HIMATIKA Vektor 2026
Nama Dosen yang Terlibat
Mochammad Hafiizh, S.Pd., M.Si., Ph.D. (Departemen Matematika, Tim Juri dan Soal)
Mukhammad Solikhin, M.Si. (Departemen Matematika, Tim Juri dan Soal)
Prof. Drs. Purwanto, Ph.D. (Departemen Matematika, Tim Juri dan Soal)
Dr. Hery Susanto, M.Si. (Departemen Matematika, Tim Juri dan Soal)
Dr. Dahliatul Hasanah, S.Si., M.Math.Sc. (Departemen Matematika, Tim Juri dan Soal)
Nama Ketua Pelaksana
Dian Novitasari
Nama Ketua Umum
Alman Ghiyats
Tanggal Kegiatan
Babak Penyisihan : Minggu, 9 Agustus 2026
Babak Semifinal : Selasa, 18 Agustus 2026
Babak Final : Rabu, 19 Agustus 2026
Tempat Kegiatan
Babak Penyisihan : Online via Platform FMC 2026 dan Zoom Meeting
Babak Semifinal : Offline di Universitas Negeri Malang
Babak Final : Offline di Universitas Negeri Malang
Kriteria Layanan
Jenis Program Layanan dan Pembinaan Penalaran
Upaya Pencegahan
Korupsi
SDGs
SDGs 4 (Pendidikan yang Berkualitas)
Mental Kebangsaan
Pendidikan Norma, Etika, Pembinaan Karakter, dan Soft Skills Mahasiswa
Berita Kegiatan
Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – Fun Mathematics Competition (FMC) 2026 merupakan kompetisi matematika tingkat nasional bagi mahasiswa yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan logis secara optimal. Kompetisi ini berformat beregu, dengan setiap tim beranggotakan tiga mahasiswa dari universitas yang sama. Melalui serangkaian tantangan terstruktur, setiap tim tidak hanya dituntut cerdas dalam memecahkan masalah matematika, tetapi juga mampu berkolaborasi dengan baik, merespons dengan cepat, dan mengambil keputusan secara tepat.
FMC 2026 dirancang dengan konsep interaktif dan kompetitif melalui rangkaian babak yang menguji kemampuan individu maupun tim. Selain mengembangkan kemampuan matematis, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Dalam pelaksanaannya, FMC 2026 terdiri atas tiga babak sebagai berikut:
- Babak Penyisihan FMC 2026 dilaksanakan secara online melalui platform yang telah disediakan oleh panitia dengan pengawasan langsung melalui Zoom Meeting. Setiap peserta mengerjakan secara individu sepuluh soal isian singkat dan satu soal uraian pembanding. Jawaban akhir dimasukkan ke platform, sedangkan langkah penyelesaian dituliskan pada lembar jawaban yang telah disediakan.
- Babak Semifinal FMC 2026 dilaksanakan secara offline di Universitas Negeri Malang. Babak ini diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan dua sesi perlombaan.
- Sesi Individu
Setiap anggota tim dipisahkan dan ditempatkan di ruangan berbeda. Masing-masing anggota mengerjakan soal isian singkat yang berbeda. Nilai setiap anggota kemudian diakumulasikan dengan nilai dari sesi berikutnya.
- Sesi Tim
Seluruh peserta berkumpul bersama tim masing-masing dalam satu ruangan untuk menyelesaikan soal teka-teki. Nilai dari sesi ini diakumulasikan untuk menentukan tim yang lolos ke babak final, kemudian hasilnya langsung diumumkan.
- Babak Final FMC 2026 dilaksanakan secara offline di Universitas Negeri Malang. Babak ini diawali dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan tiga sesi perlombaan, yaitu Sesi Wajib Jawab, Sesi Presentasi, dan Sesi Cerdas Cermat.
- Sesi Wajib Jawab
Setiap tim diberikan soal yang sama dan mengerjakannya dalam waktu yang sama. Soal yang diberikan berbentuk soal dengan jawaban singkat. Setelah waktu pengerjaan berakhir, jawaban dituliskan pada papan tulis yang telah disediakan dan diangkat secara serentak.
- Sesi Presentasi
Setiap tim dipersilakan memilih satu soal melalui undian. Soal tersebut memuat suatu kasus. Setiap tim diberi waktu untuk memahami soal, mendiskusikan penyelesaian, dan mempersiapkan hasil yang akan dipresentasikan. Setelah menyelesaikan soal, setiap tim mempresentasikan hasil diskusinya di depan juri.
- Sesi Cerdas Cermat
Pada sesi ini, setiap tim diberikan modal poin awal dan mengikuti kompetisi menggunakan sistem investasi poin. Sebelum soal ditampilkan, peserta diberi petunjuk soal, kemudian setiap tim menentukan jumlah poin yang akan dipertaruhkan. Setelah soal ditampilkan, tim yang telah menemukan jawaban dapat menekan bel untuk memperoleh kesempatan menjawab. Perolehan poin ditentukan berdasarkan ketepatan jawaban, urutan kesempatan menjawab, dan jumlah poin yang diinvestasikan. Sistem ini menuntut peserta untuk mampu berpikir cepat, tepat, serta menyusun strategi dalam mengambil keputusan selama kompetisi berlangsung.
- Awarding Ceremony merupakan rangkaian penutup FMC 2026 yang dilaksanakan setelah Babak Final. Kegiatan ini meliputi pengumuman dan pemberian penghargaan kepada para pemenang, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama peserta, dosen pendamping, dewan juri, tamu undangan, dan panitia. Rangkaian diakhiri dengan sambutan dan pembacaan doa sebelum FMC 2026 resmi ditutup.
Babak Penyisihan
Tim Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – berkesempatan mewawancarai salah satu peserta Babak Penyisihan, Saudara Richard Neilsen Ong, mengenai motivasi, manfaat, tantangan, serta harapannya dalam mengikuti FMC 2026. Saudara Richard Neilsen Ong menjelaskan bahwa motivasi utamanya mengikuti kompetisi ini adalah ketertarikannya yang kuat pada dunia olimpiade, khususnya pada bidang matematika. Ia juga ingin menguji kedalaman pemahamannya terhadap matematika sekaligus melatih kreativitas dalam menganalisis soal berstandar kompetisi. Manfaat yang paling ia rasakan setelah mengikuti FMC 2026 adalah bertambahnya wawasan dan pengalaman dalam menemukan ide penyelesaian soal. Tantangan yang dihadapinya ialah beberapa tipe soal yang belum pernah ditemui sebelumnya, terutama karena ia masih merupakan mahasiswa semester awal. Untuk mengatasinya, ia berupaya melakukan lebih banyak brainstorming guna menemukan pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan soal tersebut. “Semoga FMC pada tahun-tahun berikutnya semakin baik, baik dari segi acara, kualitas soal, maupun pelaksanaannya, serta selalu memberikan kesan yang fun sesuai dengan nama kompetisi ini, Fun Mathematics Competition,” ujarnya.

Dokumentasi Babak Penyisihan FMC 2026
Tim Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – berkesempatan mewawancarai Saudari Chyntia Dwi Ratna, salah satu anggota Sie Acara FMC 2026, mengenai persiapan kegiatan, antusiasme peserta, tantangan, serta harapan selama pelaksanaan FMC 2026. Saudari Chyntia Dwi Ratna menyampaikan bahwa pelaksanaan FMC 2026 berlangsung di luar ekspektasi awal. Meski selama persiapan terdapat banyak tantangan, sejauh ini seluruh panitia mampu melalui rangkaian kegiatan dengan lancar. Antusiasme peserta selama mengikuti rangkaian FMC 2026 cukup baik. Bahkan, beberapa peserta yang telah mengikuti FMC pada tahun sebelumnya kembali berpartisipasi tahun ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa FMC memiliki daya tarik tersendiri dan layak untuk terus diselenggarakan. Selama menjadi panitia, salah satu tantangan yang dihadapi adalah perubahan tanggal pelaksanaan yang cukup memengaruhi persiapan panitia. “Harapannya, FMC pada tahun-tahun berikutnya dapat terus berkembang, baik dari segi konsep, pelaksanaan, maupun antusiasme pesertanya. Semoga koordinasi antara panitia dan pihak yang terlibat semakin baik sehingga persiapan dapat dilakukan dengan lebih matang. Selain itu, semoga FMC dapat terus menjadi wadah yang memberikan pengalaman, pembelajaran, dan kesan positif bagi peserta maupun panitia,” ujarnya.
Babak Semifinal
Tim Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – berkesempatan mewawancarai peserta Babak Semifinal, Saudara Zayyan Nahrul Ilmi, mengenai motivasi, manfaat, tantangan, serta harapannya dalam mengikuti FMC 2026. Saudara Zayyan Nahrul Ilmi menjelaskan bahwa ia mengikuti FMC 2026 untuk memperoleh pengalaman baru dalam kompetisi matematika tingkat universitas. Pengalaman yang paling berkesan baginya adalah dapat berjuang bersama rekan satu tim sekaligus mempelajari soal-soal kompetisi FMC 2026. “Waktu persiapan lomba cukup singkat sehingga saya harus mempelajari setiap materi FMC 2026 secara bertahap. Semoga FMC pada tahun-tahun berikutnya dapat diselenggarakan dengan baik. Informasi diharapkan dapat disebarkan tepat waktu agar peserta tidak terlalu lama menunggu update informasi. Selain itu, semoga panitia dapat menyediakan bank soal yang memberikan gambaran mengenai soal-soal FMC 2026 kepada peserta,” ujarnya.

Dokumentasi Babak Semifinal FMC 2026
Babak Final dan Awarding Ceremony
Tim Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – berkesempatan mewawancarai Ketua Umum HIMATIKA Vektor 2026, Saudara Alman Ghiyats, mengenai pelaksanaan FMC 2026. “Pelaksanaan FMC 2026 menghadirkan inovasi berupa Babak Semifinal, Babak Final, dan Awarding Ceremony yang dilaksanakan secara offline sehingga membutuhkan penyesuaian dari panitia. Persiapannya juga beriringan dengan kegiatan UM BBM sehingga panitia harus bergerak secara mandiri. Berkat kerja keras seluruh panitia, FMC 2026 dapat berjalan dengan baik hingga akhir kegiatan. FMC juga memberikan kontribusi positif melalui pengalaman peserta dalam menghadapi berbagai babak kompetisi dengan soal-soal yang menantang sekaligus membuka kesempatan untuk membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Harapannya, FMC pada tahun mendatang dapat dipersiapkan dengan lebih matang dan menarik lebih banyak peserta sehingga persaingan dalam kompetisi semakin menarik,” ujar Saudara Alman.

Dokumentasi Babak Final dan Awarding Ceremony FMC 2026
Tim Jurnalistik HIMATIKA Vektor 2026 – juga berkesempatan mewawancarai Saudara Muhammad Rizky Darmawan, salah satu peserta yang berhasil melaju hingga babak final. Ia menyampaikan, “Saya pribadi mengikuti FMC karena memiliki ketertarikan dan pengalaman dalam berbagai kompetisi matematika sehingga FMC menjadi kesempatan yang menarik untuk diikuti. Selain berkompetisi, FMC juga menjadi sarana refreshing sebelum perkuliahan, termasuk menikmati suasana dan berbagai tempat di Malang. Tantangan yang dirasakan terutama terdapat pada Sesi Cerdas Cermat yang membutuhkan ketepatan dan kecepatan berpikir, serta jadwal yang cukup padat sehingga jeda antaragenda terbatas. Ke depannya, saya berharap panitia dapat lebih disiplin dan mempersiapkan kondisi serta tempat kegiatan dengan lebih matang agar pelaksanaan berjalan tepat waktu. Koordinasi dan kesamaan tujuan antaranggota panitia juga perlu ditingkatkan, terutama dalam mengatur durasi setiap agenda, seperti sesi dokumentasi, agar kegiatan lebih efektif dan terarah,” ujar Saudara Muhammad Rizky Darmawan.
Reporter : Adib Fanani
Redaktur : Desti Ika Puspita

