Kalau Kita Pulang
Kalau Kita Pulang
Karya: Mei
Kalau kita pulang, maukah kamu dengar ceritaku?
Kalau kita pulang ke rumah, aku akan menyiapkan segelas cokelat hangat dan sepiring biskuit kacang kesukaanmu. Aku akan menutup jendela depan yang membuatmu kedinginan setiap malam. Tak lupa, akan aku siapkan selimut polkadot hijau kesayanganmu di sisi ranjang.
Kalau kita pulang ke rumah, aku janji akan mencuci tangan sebelum menyentuh barang lainnya. Meletakkan sepatu dengan rapi di rak, lalu menaruh jaket di tempat yang seharusnya. Kamu tidak perlu mengomeliku lagi.
Kalau kita pulang ke rumah, akan aku biarkan kamu melakukan apa yang kamu mau. Menonton film sampai tengah malam, memasak bersama, atau sekadar berbaring di dekat jendela yang menunjukkan langit malam.
Tapi, kalau kita pulang ke rumah, kamu harus mendengar ceritaku. Cerita tentang bagaimana aku jatuh tanpamu. Kamu harus dengar bagaimana hampaku tanpa kehadiranmu.
Bagaimana? Apa kamu mau pulang ke rumah bersamaku?
“Aku minta kamu pulang kepadaku, nyatanya kini aku bukan lagi rumah terhangatmu, ya?”

