Simak Asal-usul Notasi X dalam Matematika!
Sejak SD, kita sudah tak asing lagi dengan huruf x yang ada dalam Matematika. Huruf x juga kerap ditemukan di berbagai bidang, seperti sains dan astronomi. Huruf x biasanya digunakan untuk merepresentasikan sesuatu yang tidak diketahui. Berdasarkan hal tersebut, pernahkan kita bertanya-tanya mengapa x selalu digunakan dalam Matematika? Padahal kita tahu bahwa ada 25 huruf lainnya yang bisa dipilih. Ternyata, penggunaan x dalam matematika tidak dipilih semata-mata. Sebenarnya, terdapat asal-usul yang menarik untuk diketahui dan dipelajari.
Pada kenyataannya, x sudah digunakan sejak ratusan tahun yang lalu. Hal ini bermula saat zaman keemasan Islam. Pada zaman itu, ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat di Timur Tengah. Banyak cendekiawan dan ilmuwan Islam yang menemukan konsep-konsep ilmu pengetahuan dan menghasilkan berbagai karya. Selain itu, mereka melakukan penerjemahan besar-besaran agar ilmu tersebut menyebar dengan luas.
Pada zaman keemasan Islam, salah satu cendekiawan terkenal yang berkontribusi adalah Al Khawarizmi. Al Khawarizmi memiliki nama lengkap Muhammad ibn Musa Al Khawarizmi. Beliau merupakan matematikawan yang dikenal sebagai Bapak Algoritma dan penemu Aljabar. Karya pertama yang dipublikasikan adalah kitab Al-Jabar (Al-Kitab Al-Mukhtaṣar fi Hisab Al-Jabr wa al Muqabala). Kitab tersebut menjelaskan solusi sistem persamaan linear dan perhitungannya.
Kitab Al-Jabar mengandung notasi untuk menggambarkan sesuatu yang tidak diketahui. Notasi tersebut adalah الشَى ءُ yang dibaca sya-i-un. Namun, notasi tersebut masih dalam bahasa Arab. Akibatnya, ketika peradaban Spanyol mulai menerjemahkan kitab Al-Jabar, mereka menemukan masalah. Mereka tidak bisa menerjemahkan sya-i-un ke dalam bahasa Spanyol karena tidak ada huruf Spanyol yang berbunyi ‘sy’, seperti di kitab Al-Jabar. Alternatif yang dapat mereka lakukan adalah dengan mengadopsi bahasa Yunani Klasik yang bunyinya mirip, yaitu ‘ck’ berupa huruf ‘chi’ (ϗ). Kemudian, terjemahan tersebut diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Latin. Oleh karena itu, ‘chi’ (ϗ) diganti menjadi x Latin yang lebih umum sehingga digunakan di semua buku Matematika hingga sekarang.
Jadi, begitulah asal-usul mengapa x selalu digunakan untuk merepresentasikan sesuatu yang tidak diketahui dalam Matematika. Sungguh menarik dan menambah pengetahuan. Setelah membaca artikel ini, apakah para pembaca penasaran dengan fun fact about mathematics lainnya? Tulis saja di kolom komentar dan nantikan fakta menarik berikutnya.
Reporter: Ayunda Dwi Aisyatunaja
Redaktur: Ayunda Dwi Aisyatunaja


x nya ga mandiri yh, minta dicari terus ?
oh jadi gt asal nya
baru tauu
asal usul x ini bukan main yh, wow skli
jujur baru tauu otomatis menarikk
Wah, jd gitu asal-usul x
Sangat bermanfaat skalii nich admin, sering² yah buat kek gini?
nilai x aja kucari apalagi km