Himatika Vektor UM MATEMATIKA BERKARYA 12

Matematika Berkarya – Damai

“Damai”


Kuasku berbisik,
tentang semalam pena berteriak iri kepadanya
Penaku tertegun,
melihat kuas berdansa dengan warna-warna yang indah
Pena iri pada lekuk-lekuk garis yang tak terkekang
Sedangkan ia terikat dalam rangkaian kata tanpa suara
Andai pena tahu,
tentang dua bulan lalu aku mendapat kuas sebagai alat penyembuh tak terduga
Melukis adalah terapi bagi luka batin tersembunyi,
begitu ucapan seseorang yang mendapat sebutan “Penuntun Jiwa”
Diujung sana pena masih tertegun
Melewati beberapa waktu mendengar sebuah isakan
Kini penaku bersorak,
memikirkan segala pesan yang akan ia alirkan dalam tinta hitam
Diraih oleh sang pemilik membuatnya bangkit untuk memberi harapan
Delapan menit kuhabiskan untuk memandang ujung pena
Sembari berusaha mengusir kebisingan yang entah datangnya darimana
Mataku terpejam bersamaan dengan beberapa teriakan,
aku tidak tidur namun diteriaki untuk bangun
Kalian tidak perlu khawatir karena pena sudah memberi damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top